Langsung ke konten utama

Hak dan Kewajiban Insinyur

Hak dan Kewajiban Insinyur

 

Insinyur adalah seseorang yang dalam melaksanakan profesinya menggunakan pengetahuan matematika dan pengetahuan alam, yang diperoleh dari pendidikan, pengalaman dan pelatihan untuk secara ekonomis mengubah dan mengembangkan suatu bahan, energi dan berbagai sumber daya yang berasal dari alam menjadi produk lain demi kepentingan kesejahteraan, kenyamanan dan keselamatan umat manusia


Pengertian Hak dan Kewajiban

Hak adalah kewenangan ataupun kekuasaan untuk melakukan/membuat/menilai sesuatu sesuai dengan ketentuan/perundangan yang berlaku.

Kewajiban adalah sesuatu yang harus dilakukan sesuai dengan ketentuan nilai/perundangan yang berlaku.

Dalam menjalankan karir profesioalisme sebagai insinyur, seorang insinyur memiliki hak dan kewajiban. Beberapa kewajiban yang harus dimiliki insinyur diantaranya:
1. Menjaga informasi pribadi dan Rahasia:  
    Seorang profesional harus menjaga informasi tentang rahasia/kepentingan klien, contoh: rahasia 
    info medis pasien, info klien hukum, desain produk perusahaan.
2. Konflik Kepentingan:
    Terjadi ketika upaya pemenuhan sebuah keinginan membuat seseorang profesional tidak
     memenuhi salah satu kewajibannya,contoh insinyur yang bertanggung jawab dalam pembangunan
     jaringan perusahaan memiliki saham pada salah satu perusahaan supplier
3. Etika Lingkungan 
    Insinyur bertanggung jawab agar hasil kerjanya tidak berdampak merusak lingkungan, dan jika ada
    dampak kerusakan maka harus dicari cara untuk memperbaikinya.
4. Etika Komputer
    Komputer adakalanya dapat memberikan dampak negatif kepada masyarakat. Seorang insinyur
    berkewajiban untuk memberikan suatu cara untuk mengurangi dampak negatif komputer kepada
    masyarakat

Insinyur juga memiliki hak-hak yang sepatutnya didapat, seperti hak privasi, hak berpartisipasi di luar pekerjaan, hak untuk secara rasional mengajukan keberatan atas kebijakan perusahaan dan hak untuk melakukan protes.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Contoh kasus stratifikasi sosial dan analisa-nya

Stratifikasi sosial atau yang biasa disebut dengan pelapisan sosial adalah pembedaan atau pengelompokan para anggota di dalam masyarakat luas. Starifikasi ini diambil dari kata Strata atau Stratum yang berarti lapisan. Menurut Patirim A Sorokin, pelapisan sosial ini berarti pembeaan penduduk atau masyarakat di dalam lingkungan kedalam kelas-kelas secara bertingkat.           Perwujudan dari masalah ini adalah dengan terdapatnya lapisan-lapisan di dalam masyarakat, sebagai contohnya ada lapisan masyarakat kelas tinggi ( kaya ), ada lapisan masyarakat kelas bawah (miskin). Dalam pelapisan masyarakat ini, mereka biasanya mengelompokan seseorang berdasarkan pada hal-hal berikut : Ukuran kekayaan.            Ukuran kekayaan ini jelas dapat menyebabkan adanya pelapisan sosial. Karena, hanya uang lah yang bisa membedakan manusia yang satu dengan yang lainnya. Ada seseorang yang berkata bahwa,...

Definisi Etika Profesi, Konsep Profesionalisme dan Bidang Profesi

Tulisan kali ini akan membahas mengenai Definisi Etika Profesi, konsep Profesionalisme dan Bidang Profesi. Penjelasannya  adalah sebagai berikut:   Etika Profesi Etika Profesi adalah sikap hidup berupa keadilan untuk memberikan pelayanan professional terhadap masyarakat dengan penuh ketertiban dan keahlian sebagai pelayanan dalam rangka melaksanakan tugas berupa kewajiban terhadap masyarakat. Jadi kesimpulannya etika profesi adalah suatu sikap seorang pekerja untuk memberikan pelayanan profesional kepada masyarakat dengan tertib dan adil. Etika Profesi terdiri dari 2 kata, etika dan profesi. Berikut ini adalah penjelasan mengenai masing-masing kata tersebut: Pengertian Etika Pengertian Etika secara Etimologi, berasal dari bahasa Yunani adalah “Ethos”, yang berarti watak kesusilaan atau adat kebiasaan (custom). Jadi etika adalah watak, kesusilaan atau adat kebiasaan yang dimiliki oleh seseorang. Setiap orang memiliki watak yang berbeda-beda oleh sebab itu ...